Hi, guest ! welcome to Berita Cikarang. | About Us | Contact | Register | Sign In

Tuesday, November 8, 2011

Etika Berbicara bagi Wanita Muslimah

Wahai saudariku muslimah..

Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara,Allah Ta’ala berfirman:

” لا خير في كثير من نجواهم إلا من أمر بصدقة أو معروف أو إصلاح بين الناس ” (النساء: الآية 114).


Artinya:

“Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka,kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia “. (An nisa:114)

Dan ketahuilah wahai saudariku,semoga Allah ta’ala merahmatimu dan menunjukimu kepada jalan kebaikan, bahwa disana ada yang senantiasa mengamati dan mencatat perkataanmu.

“عن اليمين وعن الشمال قعيد. ما يلفظ من قولٍ إلا لديه رقيب عتيد ” (ق: الآية 17-18)

Artinya:

“Seorang duduk disebelah kanan,dan yang lain duduk disebelah kiri.tiada satu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (Qaaf:17-18).

Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi perkataan yang ringkas, jelas, yang tidak bertele-tele yang dengannya akan memperpanjang pembicaraan.

1) Bacalah Al qur’an karim dan bersemangatlah untuk menjadikan itu sebagai wirid keseharianmu, dan senantiasalah berusaha untuk menghafalkannya sesuai kesanggupanmu agar engkau bisa mendapatkan pahala yang besar dihari kiamat nanti.

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما- عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” يقال لصاحب القرآن: اقرأ وارتق ورتّل كما كنت ترتّل في الدنيا فإن منزلتك عند آخر آية تقرؤها رواه أبو داود والترمذي


Dari abdullah bin ‘umar radiyallohu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, beliau bersabda:

dikatakan pada orang yang senang membaca alqur’an: bacalah dengan tartil sebagaimana engkau dulu sewaktu di dunia membacanya dengan tartil, karena sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.

HR.abu daud dan attirmidzi

2) Tidaklah terpuji jika engkau selalu menyampaikan setiap apa yang engkau dengarkan,karena kebiasaan ini akan menjatuhkan dirimu kedalam kedustaan.

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” كفى بالمرء كذباً أن يتحدّث بكل ما سمع

Dari Abu hurairah radiallahu ‘anhu,sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cukuplah seseorang itu dikatakan sebagai pendusta ketika dia menyampaikan setiap apa yang dia dengarkan.”

(HR.Muslim dan Abu Dawud)

3) jauhilah dari sikap menyombongkan diri (berhias diri) dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu,dengan tujuan membanggakan diri dihadapan manusia.

عن عائشة – رضي الله عنها- أن امرأة قالت: يا رسول الله، أقول إن زوجي أعطاني ما لم يعطني؟ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” المتشبّع بما لم يُعط كلابس ثوبي زور “.

Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada seorang wanita yang mengatakan:wahai Rasulullah,aku mengatakan bahwa suamiku memberikan sesuatu kepadaku yang sebenarnya tidak diberikannya.berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,: orang yang merasa memiliki sesuatu yang ia tidak diberi,seperti orang yang memakai dua pakaian kedustaan.” (muttafaq alaihi)

4) Sesungguhnya dzikrullah memberikan pengaruh yang kuat didalam kehidupan ruh seorang muslim,kejiwaannya, jasmaninya dan kehidupan masyarakatnya. maka bersemangatlah wahai saudariku muslimah untuk senantiasa berdzikir kepada Allah ta’ala,disetiap waktu dan keadaanmu.Allah ta’ala memuji hamba-hambanya yang mukhlis dalam firman-Nya:

” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم… ” (آل عمران: الآية 191).

Artinya:

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring…” (Ali imran:191).

5) Jika engkau hendak berbicara,maka jauhilah sifat merasa kagum dengan diri sendiri, sok fasih dan terlalu memaksakan diri dalam bertutur kata,sebab ini merupakan sifat yang sangat dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,dimana Beliau bersabda:

” وإن أبغضكم إليّ وأبعدكم مني مجلساً يوم القيامة الثرثارون والمتشدقون والمتفيهقون “.

“sesungguhnya orang yang paling aku benci diantara kalian dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat : orang yang berlebihan dalam berbicara, sok fasih dengan ucapannya dan merasa ta’ajjub terhadap ucapannya.”

(HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban dan yang lainnya dari hadits Abu Tsa’labah Al-Khusyani radhiallahu anhu)

6) Jauhilah dari terlalu banyak tertawa,terlalu banyak berbicara dan berceloteh.jadikanlah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, sebagai teladan bagimu,dimana beliau lebih banyak diam dan banyak berfikir.beliau Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, menjauhkan diri dari terlalu banyak tertawa dan menyibukkan diri dengannya.bahkan jadikanlah setiap apa yang engkau ucapkan itu adalah perkataan yang mengandung kebaikan, dan jika tidak,maka diam itu lebih utama bagimu. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda:

” من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت “.

” Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka hendaknya dia berkata dengan perkataan yang baik,atau hendaknya dia diam.”

(muttafaq alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu)

8) jangan kalian memotong pembicaraan seseorang yang sedang berbicara atau membantahnya,atau meremehkan ucapannya. Bahkan jadilah pendengar yang baik dan itu lebih beradab bagimu,dan ketika harus membantahnya,maka jadikanlah bantahanmu dengan cara yang paling baik sebagai syi’ar kepribadianmu.

9) berhati-hatilah dari suka mengolok-olok terhadap cara berbicara orang lain,seperti orang yang terbata-bata dalam berbicara atau seseorang yang kesulitan berbicara.Alah Ta’ala berfirman:

” يا أيها الذين آمنوا لا يسخر قوم من قوم عسى أن يكونوا خيراً منهم ولا نساء من نساء عسى أن يكن خيراً منهن ” (الحجرات: الآية 11).

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.”

(QS.Al-Hujurat:11)

10) jika engkau mendengarkan bacaan Alqur’an,maka berhentilah dari berbicara,apapun yang engkau bicarakan, karena itu merupakan adab terhadap kalamullah dan juga sesuai dengan perintah-Nya, didalam firman-Nya:

: ” وإذا قرىء القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون ” (الأعراف: الآية 204).

Artinya: “dan apabila dibacakan Alqur’an,maka dengarkanlah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kalian diberi rahmat”. Qs.al a’raf :204

11) bertakwalah kepada Allah wahai saudariku muslimah,bersihkanlah majelismu dari ghibah dan namimah (adu domba) sebagaimana yang Allah ‘azza wajalla perintahkan kepadamu untuk menjauhinya. bersemangatlah engkau untuk menjadikan didalam majelismu itu adalah perkataan-perkataan yang baik,dalam rangka menasehati,dan petunjuk kepada kebaikan. perkataan itu adalah sebuah perkara yang besar,berapa banyak dari perkataan seseorang yang dapat menyebabkan kemarahan dari Allah ‘azza wajalla dan menjatuhkan pelakunya kedalam jurang neraka.Didalam hadits Mu’adz radhiallahu anhu tatkala Beliau bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam: apakah kami akan disiksa dengan apa yang kami ucapkan? Maka jawab Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

” ثكلتك أمك يا معاذ. وهل يكبّ الناس في النار على وجوههم إلا حصائدُ ألسنتهم ” ( رواه الترمذي).

“engkau telah keliru wahai Mu’adz,tidaklah manusia dilemparkan ke Neraka diatas wajah-wajah mereka melainkan disebabkan oleh ucapan-ucapan mereka.”

(HR.Tirmidzi,An-Nasaai dan Ibnu Majah)

12- berhati-hatilah -semoga Allah menjagamu- dari menghadiri majelis yang buruk dan berbaur dengan para pelakunya,dan bersegeralah-semoga Allah menjagamu- menuju majelis yang penuh dengan keutamaan, kebaikan dan keberuntungan.

13- jika engkau duduk sendiri dalam suatu majelis, atau bersama dengan sebagian saudarimu,maka senantiasalah untuk berdzikir mengingat Allah ‘azza wajalla dalam setiap keadaanmu sehingga engkau kembali dalam keadaan mendapatkan kebaikan dan mendapatkan pahala.Allah ‘azza wajalla berfirman:

” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم “. (آل عمران: الآية 191)

Artinya: “(yaitu) orang – orang yang mengingat Allah sambil berdiri,atau duduk,atau dalam keadaan berbaring” (QS..ali ‘imran :191)

14- jika engkau hendak berdiri keluar dari majelis, maka ingatlah untuk selalu mengucapkan:

” سبحانك الله وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت، أستغفرك وأتوب إليك “.

“maha suci Engkau ya Allah dan bagimu segala pujian,aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak untuk disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu, dan aku bertaubat kepada-Mu”

Sehingga diampuni bagimu segala kesalahanmu di dalam majelis tersebut.

Ditulis oleh: Haya Bintu Mubarak Al-Buraik

Dari kitab: mausu’ah al-mar’ah al-muslimah: 31-34
6:31 AM | 0 comments

Cinta Allah kepada Orang yang Bertobat

Oleh : Imran Nurtsani Lc

“Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (an-Nuur [24]:31)

Allah memerintahkan bertobat kepada kita dengan kalimat Tûbû sebanyak tujuh kali di dalam Alquran (al Baqarah :54, Huud :3, 52, 61, 90, at Tahrim: 8, dan an Nuur :31), sesungguhnya pengulangan perintah kepada kita untuk bertobat menunjukkan bahwasanya kebanyakan manusia berbuat kesalahan. Manusia di istilahkan para ulama sebagai tempatnya salah dan khilaf, istilah tersebut disandarkan pada sebuah hadis riwayat Imam Muslim, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di waktu siang dan malam, dan Aku mengampuni dosa-dosa itu semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku, pasti Aku mengampuni kalian.” (HR. Muslim ).

Akan tetapi Allah adalah Maha Bijaksana dan Maha Adil. Ketika kita melakukan kesalahan, Allah pun memberikan solusi terbaik untuk menebus kesalahan kita, sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Setiap anak Adam (manusia) berbuat kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yang bertobat.” (HR at Tirmidzi).
Dari sini kita seharusnya sadar bahwa Allah itu sangat dekat dengan kita walaupun kita dilumuri dengan berbagai macam dosa. Kita diperintahkan untuk mendekat kepada-Nya dengan mengakui setiap dosa dan kesalahan kita, bukan dengan menjauhi-Nya dengan menambah dosa, sebagaimana ajaran Rasulullah dalam berdoa yang masyhur dengan sayyidul istighfar.

“Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta, kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbi, faghfirliy fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta”
[Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau].” (HR Bukhari).

Allah sangat mencinta dan 'memanjakan' orang-orang yang bertobat. “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” At Tahrim [66]: 8).

Itulah kecintaan Allah bagi orang yang bertobat, dimana Allah akan menutupi (menghapus) setiap kesalahan kita dan memasukkan kita kedalam surga-Nya. Wallahu a’lam.

12:16 AM | 0 comments

Monday, November 7, 2011

Wajib Pajak Kucing-kucingan dengan Petugas



BEKASI SELATAN-Kewajiban membayar pajak restoran tampaknya masih memberatkan para wajib pajak (WP). Buktinya, Pemkot Bekas masih kerepotan menghadapi para pengusaha rumah makan yang masih kucing-kucingan menghindari beban pajak.

BELUM : Pajak restoran dan rumah makan diKota Bekasi belum optimal memenuhi pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD).

’’Masih banyak pengusaha restoran yang kucing-kucingan dengan petugas,” ungkap Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bekasi Hasbullah kepada Radar Bekasi, Senin (7/11).

Kondisi tersebut, kata Hasbullah, mengakibatkan pendapatan pajak di Kota Bekasi setiap tahun tidak optimal. Padahal, jika semua pengusaha rumah makan atau restoran mau terbuka, sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari potensi pajak bisa lebih besar dari realisasi saat ini.

Sesuai Perda No 8 tahun 2011 tentang Pajak Restoran, sambung Hasbullah, bagi restoran yang setiap bulan berpenghasilan bersih minimal Rp3 juta, maka harus wajib pajak. Kenyataannya, banyak restoran di Kota Bekasi yang besar dan berpenghasilan lebih dari Rp3 juta setiap bulan masih enggan membayar pajak. Padahal, yang dibebankan untuk membayar pajak adalah konsumen, bukan pemilik rumah makan.

Banyak pemilik rumah makan yang enggan dimasukkan ke dalam usaha wajib pajak. Mereka beralasan beban yang ditanggung lebih berat dan dikhawatirkan pengunjung akan berkurang.

Karena itu, kata mantan kepala dinas perekonomian Industri, perdagangan dan koperasi (Disperindagkop) Kota Bekasi, pihaknya akan melakukan pembinaan sekaligus sosialisasi lebih gencar lagi di tahun depan terhadap para pemilik rumah makan.

“Selain itu juga akan mengaudit dan mendata ulang jumlah rumah makan di Kota Bekasi yang telah memenuhi kriteria wajib pajak,sebagai upaya untuk meningkatkan PAD dari wajib pajak restoran,” tegasnya.

Di Kota Bekasi sendiri, kata Hasbullah terdapat 500 wajib pajak restoran. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persennya belum patuh untuk membayar pajak yang telah dibebankannya.
Adapun target pajak restoran yang dibebankan untuk pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2011, kata Hasbullah sebesar Rp39,8 miliar. ‘’Saat ini yang sudah didapat baru sekitar separuhnya. Jumlah tersebut bisa lebih, asalkan seluruh wajib pajak (WP) di Kota Bekasi patuh terhadap aturan,’’ tandasnya
11:21 PM | 0 comments

Friday, October 14, 2011

Rebutan Limbah, Beberapa Ormas terlibat keributan


Cikarang - Akibat Rebutan limbah Pabrik PT.Kyowa yang berada dikawasan EJIP beberapa Ormas terlibat Percekcokan dengan Ormas lainnya. Aksi demo ini dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Aksi demo GMBI ditolak ormas lain, diantaranya FKPPI, GIBAS, Garuda Hitam, Pendekar Banten, Singa Bekasi, IKAPUD, Pemuda Pancasila, BPKB, dan PKBB yang mempertahankan limbah PT Kyowa. Berkumpulnya ribuan massa dengan atribut dan seragam masing-masing membuat suasana tegang dan menimbulkan kericuhan.

Akibatnya pada hari itu terjadi kemacetan yang sangat panjang di jalan tol menuju Cikampek dan Cikarang. Kendaraan yang akan keluar di gerbang tol Cikarang Barat harus tertahan karena aksi demo tersebut. Truk bertonase besar menahan jalur lain sehingga menimbulkan kemacetan hingga gerbang tol Bekasi Timur.

Macet di Tol Cikarang

Salah satu pengguna tol Fitri mengatakan, dirinya terpaksa harus keluar tol Cikarang Timur karena gerbang tol Cikarang Barat tidak bisa dilalui. Namun Tol Cikarang Timurpun ternyata tersendat dan tidak bisa bergerak. Aksi yang di lakukan Ormas di Kabupaten Bekasi ini menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan tol. Padahal, mereka berunjuk rasa untuk kepentingan golongan, bukan masyarakat.

“Jangan rugiin pengguna jalan, kami jadi terlambat dan harus terkena macet yang panjang. Urusan kami pun jadi berantakan,” ungkap Bapak Andi Harminto yang menuju Kantornya di sekitar MM2100.

Satlantas Polresta Bekasi terpaksa melakukan penutupan sementara arus menuju Lippo Cikarang sampai situasi arus lalu lintas kembali normal. Sekitar pukul 14.00, aksi unjuk rasa selesai dan arus lalu lintas perlahan normal.

Dalam aksi unjuk rasa hari itu terlihat aksi yang tidak seharusnya. Para anggota dari masing-masing kubu kedapatan membawa senjata tajam. Polisi yang menjaga aksi unjuk rasa tersebut mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pemilik senjata tajam tersebut dan sedang melakukan penyelidikan mengenai aksi tersebut.

3:24 AM | 0 comments

Saturday, October 8, 2011

Blogger Cikarang Sibuk Ngadsense


Cikarang - Blog mulai dari sinilah kita mnenganal berkat menulis berkomentar dan akhirnya kita kopdar dan lahirlah Blogger Cikarang, tempat ngumpul dan bertukar pikiran sesama anggota blogger sudah hampir setahun blogger Cikarang oline.

Banyak dari kalangan blogger cikarang yang menekuni bidang Bisnis online,ppc adsense dan masih banyak lagi, berawal sekedar iseng ikut dan mempelajari adsense alhamdulillah sekarang masih menggeluti bisnis online bagi anggota blogger cikarang.

Dah lama belum mengadakan kopdar blogger cikarang masih di pegang Ceppi Prihadi sebagai Ketua Blogger Cikarang.

Kata sebagian anggota dengan santainya "Sory Bro ane balajar Adsense dulu" kita kopdar online saja ya via FB blogger cikarang.
10:05 PM | 0 comments